4 Hal Penting Dalam Bisnis Properti Syariah

Bisnis Properti Syariah – Ada beberapa 4 Hal Penting Dalam Bisnis Properti Syariah yang harus anda ketahui ketika anda memutuskan ingin terjun ke dunia ini. Di tengah naik turunnya sektor properti, bisnis properti syariah selalu menjadi salah satu yang digemari masyarakat. Misalnya di kawasan Depok, Jawa Barat terlihat banyak pertumbuhan kawasan pemukiman yang mengusung konsep properti syariah ini.

Misalnya Logios Depok yang dikembangkan oleh Orchid Realty. Hunian vertikal yang berada di kawasan Margonda, Depok ini mencatat kelebihan pesanan hingga 122% di masa awal penawaran. Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengembangnya sebelum terjun ke dalam bisnis properti syariah. Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebutkan setidaknya ada lima hal yang menjadi prinsip umum di dalam membangun dan menjalankan properti syariah.

4 Hal Penting Dalam Bisnis Properti Syariah

4 Hal Penting Dalam Bisnis Properti Syariah

4 Hal Penting Dalam Bisnis Properti Syariah

Pertama, bisnis properti syariah harus terhindar dari hal-hal dan praktek yang dilarang dalam islam seperti praktek pinjaman berbunga atau transaksi lain yang berpotensi riba yang sangat dilarang. Oleh karenanya, tidak diperkenankan untuk menggunakan pinjaman berbunga antara pengembang (developer) dan bekerja sama dengan bank konvensional.

Sebaliknya, apabila menggunakan KPR harus bermitra dengan bank syariah yang jauh dari hal-hal berbau bunga dan riba. Tidak hanya itu, segala hal nya juga harus terhindar dari unsur monopoli (ihtikar) yang dalam hal ini pelaku bisnis bermain sebagai pemain tunggal dan harus terhindar dari ketidakpastian (gharar) dalam obyek jual-beli.

Baca juga : Cara dan Belajar Bisnis Properti Syariah dan Cara Menjual Tanah Secara Online

Kedua, dapat dipastikan bahwa properti yang dijual ditujukan untuk kebutuhan syariah dan sudah sesuai dengan konsep syariah.

Ketiga, seluruh transaksi dalam setiap tahapan bisnis properti menggunakan akad atau skema syariah, baik dalam hal jual maupun beli, jual beli isisna, ijarah maudzufatu dzimah, musyarakah, dan lain sebagainya. Yang tidak kalah penting adalah dalam transaksi bisnis harus terhindar praktek suap (risywah).

Terakhir, bisnis properti yang dijalankan harus menjadi bagian dari dakwah dengan cara memenuhi kebutuhan calon pembeli seperti tersedianya tempat ibadah.

Demikian 4 Hal Penting Dalam Bisnis Properti Syariah yang harus kamu ketahui ketika ingin belajar dan terjun di dunia bisnis properti syariah. Jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat. Nantikan tips properti terbaik lainnya hanya di mauproperti.com. Semoga menginspirasi~

4 Hal Penting Dalam Bisnis Properti Syariah | admin | 4.5

Leave a Reply

/* */