Kelebihan Dan Kekurangan Tangki Air Plastik Dan Stainless

Tangki air/water tank dirancang untuk memenuhi kebutuhan akan air yang bersih, aman, efisien dan higienis, karena kuantitas dan kualitas air pada suatu daerah bisa dipengaruhi oleh keadaan cuaca setempat. Misalnya saja pada saat musim kemarau panjang yang akhirnya menyebabkan kekeringan di daerah itu, tentu saja ini akan menyebabkan mereka kesusahan untuk mencari air yang di perlukan. Maka dari itu, sering kita melihat dan temukan toren atau tandon air yang ada pada sebuah rumah sebagai pelengkap untuk mengatasi masalah tersebut.

tangki-air

Ada bermacam-macam jenis tangki air yang bisa kita temukan di pasaran, namun yang akan kita bahas kali ini ialah jenis tangki air yang terbuat dari plasitik (PE) dan logam (stainless steel) yang masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan yang penting untuk anda ketahui sebelum menjadi pelengkap pada desain rumah anda. Berikut ini kelebihan dan kekurangan antara tangki air plastik dan stainless yang perlu anda ketahui:

Tangki Air Berbahan Plastik (PE)

Kelebihan:

  • Bahan baku terbuat dari plastik PE (Polyethylene) yang telah diakui oleh badan internasional untuk menguji efek suatu produk terhadap kesehatan manusia yaitu FDA (Food Drug Administration).
  • Dinding terbuat dari tiga lapis dan tanpa sambungan sehingga kekuatannya tidak perlu diragukan lagi.
  • Tahan benturan dan mempunyai elastisitas yang baik karena dinding tengah dibuat dari bahan seperti busa.
  • Mudah dibersihkan karena dinding dalam halus dan licin.
  • Harga lebih murah dari yang jenis stainless, tahan karat, ringan dan warna lebih beragam.

Kekurangan:

  • Kurang tahan terhadap lumut, khususnya yang berwarna terang seperti kuning dan orange. Ini dikarenakan oleh faktor pigmen yang mudah tembus oleh sinar matahari.
  • Frekuensi perawatan lebih sering, minimal sebulan sekali harus di kontrol.
  • Penempatan perlu di perhatikan, pasalnya jika plastik terkena sinar matahari langsung dan mengalami perubahan panas dingin terus menerus akan mengakibatkan pecahan pada plastik yang bisa mengakibatkan bahan plastik bercampur ke air. Jadi disarankan untuk menempatkannya di tempat yang teduh.
  • Tampilan bisa di bilang biasa saja.

Baca juga: Panduan Menempatkan Tanaman Hijau di Dapur

Tangki Air Berbahan Stainless Steel (SS) 

Kelebihan:

  • Bahan baku terbuat dari logam stainless steel tipe 304 yang memiliki kandungan kromium 18% dan nikel 8% yang dapat di bilang memiliki kandungan anti karat tinggi.
  • Dinding dirancang dengan nampak lebih elegan serta lebih ekslusif.
  • Lebih kuat dari bahan jenis plastik dan tahan terhadap lumut.
  • Tampilan lebih baik dan frekuensi perawatan lebih lama.
  • Jika penempatan di atas rumah, air bisa menjadi lebih hangat.

Kekurangan:

  • Memiliki kemungkinan berkarat lebih cepat bila rumah anda berada di dekat area pantai atau laut.
  • Harga lebih mahal 3x lipat dari ukuran yang sama.
  • Warna hanya satu dan lebih berat dari yang jenis plastik.

Baca juga: Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya Banjir di Rumah?

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai kelebihan dan kekurangan antara tangki air plastik dan stainless. Dari jabaran di atas memang terlihat tangki air berbahan dasar stainless terlihat lebih unggul, namun anda harus berhati-hati dalam memilih toren atau tandon air jenis ini, pastikan anda mendapatkan jenis atau tipe stainless yang terbaik. Jangan sampai anda salah memilih, karena selain harga lebih mahal ini menyangkut ketahanan dari tangki air itu sendiri.

Incoming search terms:

  • tandon air plastik vs stainless
  • toren plastik atau stainless
  • jenis tandon air
  • tandon air terbaik
  • perbedaan tandon plastik dan stainless
  • tandon air stainless terbaik
  • tandon air pvc atw aluminium
  • perbedaan tandon
  • kekurangan dan kelebihan profil tank
  • kelebihan dan kekurangan antara tandon air plastik dengan alumunium

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *